Pengharum Bunga Syurga
Tak sengaja kulihat bunga di taman
Subhanallah sungguh indah ciptaan Tuhan
Mutiara matamu yang menawan
Seakan membuat bibirku bergetar kerasukan
Kamu ada disana….
Melihatku disaat perasaanku berperang di dalam dada
Aku tenggelam dalam mutiara …..
Mutiara matamu yang sangat indah
Tuhan …Aku sayang dia…
Tapi sayang, senja belum tiba
Setan merayuku agar aku segera memetikmu
Agar aku lebih leluasa dalam memandang mutiara matamu
Setanpun memberiku sejuta kebimbangan
Bila esok bunga itu tak kupetik maka bunga itu akan menjadi milik kumbang
Kumbang yang bisa menghancurkan mutiara keindahannya
Tapi jika kupetik…..
Belum pasti bunga itu akan menjadi belahan jiwaku
Malaikatpun datang memberi talqin padaku
Tuhan…….Aku takut menodainya
Bagiku setiap lembutnya mutiaranya itu Bukan sekedar mutiara biasa
Tapi mutiara yang harus dijaga dari kumbang-kumbang yang aniaya
Aku ingin suatu saat bisa melihat mutiara itu
Bunga mutiara yang amat mahal harganya
Tetap mekar di tengahnya maruah diharga
Kau yang ada dalam sanubariku…
Disunyinya jiwa ini ku tabor doa untukmu
Agar mutiaramu subur dalam menjunjung tinggi nilai agama dan bangsa.
Engkaulah wanita pelita bangsa pengharum bunga-bunga di syurga.
hz 14 desember 2011
